Dalam buku Aku Ingin Melihat Tuhan, Beato Marie Eugene mengatakan: Bruder Yohanes adalah si Buta yang Suci, obor terang reformasi Touraine. Demikianlah Kekudusan mengenali kekudusan! Berkat Ephitalam saya mampu memahami kidung rohani Yohanes dari Santo Samson. Di senja kala kehidupannya, digubahnya lima puluh puisi, digambarkannya hubungan cinta antara manusia dan Kristus. Diksi di dalamnya sangat bernas mengatakan berbagai rahasia. Ia dengan lihai mengungkapkan “satu sama lain, satu di dalam yang lain”; manusia dan Tuhan saling menangkap! Pandangan tajam penulis terhadap Yesus terpancar, tatapan penuh “kekaguman yang meluap-luap” atas cinta Penyelamatnya yang tak terlukiskan, karena cinta Ia membesarkan, menikahi ciptaan-Nya melalui Ekaristi yang disebutnya Sakramen Cinta. Abbe Jausions memulai bukunya dengan kutipan dari Epithalam.
Terima kasih telah memberikan kami potret menawan Yohanes dari Santo Samson yang dapat menjadi teman bagi banyak orang.
—Pierre d’Ornellas, Uskup Agung Rennes
Yohanes dari Santo Samson
Yohanes dari Santo Samson
Penulis: Yves Jausion
Penerjemah: F.X. Sulistya Heru Prabawa, O.Carm.
Ukuran: 14 x 21 cm
Tebal: 188 halaman
Terbit: September 2025
ISBN: Dalam Proses
Reviews
There are no reviews yet.